Posted on

Road to #RIoT2017 : Workshop IoT Bagi Pemula di EEDays

Tidak terasa sudah 2 bulan sejak Makestro mengadakan Road to #RIoT2017 di CO&CO Cipaganti, Bandung. Bertepatan dengan perhelatan tahunan mahasiswa Teknik Elektro ITB, Road to #RIoT2017 kembali mengajak makers untuk belajar hal-hal dasar mengenai Internet of Things (IoT). Bekerja sama dengan Electronical Engineering Days (EEDays) yang digelar pada 23 Mei 2017, Makestro mengadakan workshop IoT di ITB.

foto bareng
sesi foto bersama dengan peserta workshop IoT di EEDays

Sebanyak 20 tim terdaftar untuk mengikuti workshop yang merupakan rangkaian acara menuju #RIoT2017. Uniknya pada workshop kali ini, para peserta tidak hanya datang dari Bandung saja. Ada peserta yang datang khusus dari Medan, Riau dan Tangerang untuk mengikuti workshop seharian ini. Bahkan ada siswa SMP yang juga turut serta lho, makers!

Awas Ketagihan!

Seharian belajar bersama untuk mengulik hal-hal dasar dari IoT merupakan daya tarik peserta yang mengikuti workshop ini. Saat ditanya tentang ekspektasi, tak jarang peserta menyebutkan bahwa mereka tidak memiliki ekspektasi khusus karena masih belum mengetahui bagaimana IoT bekerja dalam kehidupan sehari-hari.

Terselenggaranya workshop ini juga dibantu oleh DycodeX, perusahaan lokal yang berkonsentrasi pada hardware di Bandung. DycodeX membawa produknya yang berbasis ESP8266 yaitu ESPectro  dan shield yang dinamai ConnectIO Backpack. Produk dari DycodeX ini sangat membantu para peserta pemula untuk memulai perkenalannya dengan dunia IoT.

Kunjungan khusus dari CEO DycodeX, Andri Yadi di sela workshop berlangsung juga turut membangkitkan semangat peserta. Andri Yadi membawa sejumlah produk IoT yang berbeda dari segi fungsi dan cara pengerjaannya untuk membuka pengetahuan peserta terhadap dunia IoT. Bahkan pesan khusus beliau, “Ngoprek IoT itu seru, tapi awas sampai ketagihan!”, juga menimbulkan gelak tawa peserta yang masih berseri-seri karena sudah berhasil mengetahui langkah dasar IoT. Saat ditanya mengapa, Andri dengan santai mengatakan bahwa menekuni hobby di dunia IT a la makers itu tidak murah. Semakin mencari tahu, semakin banyak kits yang harus dimiliki, semakin dalam pula ia harus merogoh kantong untuk memuaskan keingintahuannya itu.

“Karena hal-hal tersebut tidak murah, tidak jarang bahkan harus pesan ke luar negeri. Hal ini sering sekali menyurutkan minat ngoprek. Untungnya sekarang ada Makestro yang bisa menjadi harapan para pemula dan para pelaku di bidang IoT. Tidak perlu repot pesan di luar negeri karena selain membutuhkan waktu, harga yang harus dibayarpun tidak semahal produk luar tersebut”, kata Andri Yadi sebelum menutup sesi berbaginya.

Agenda

Selama belajar membuat produk IoT, peserta diperkenalkan dengan hal-hal yang harus dipelajarinya dalam agenda. Adapun hal-hal tersebut adalah pengenalan fungsi dan feature ESPectro, cara blinking ESPectro dengan menggunakan aplikasi Blynk, cara coding ESPectro dengan menggunakan ArduinoIDE dan bagaimana menggunakannya dengan cloud.

Dalam kesempatan ini, cloud yang digunakan peserta adalah Makestro Cloud. Makestro Cloud memang sengaja disediakan Makestro untuk membantu makers dalam berkarya secara cuma-cuma. Jadi, makers tidak perlu khawatir mengenai layanan cloud selama ngoprek IoT.

Bagi makers yang mengikuti workshop IoT ini, berikut Makestro sediakan materi yang dijelaskan dalam tautan berikut.
Introduction to ESPectro & ConnectIO Backpack and ArduinoIDE
How to use ESPectro with Blynk and Makestro Cloud

So, siapkah kamu untuk #RIoT2017, makers?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *