Posted on

Makestro kembali dukung Maker Movement di Indonesia bersama KOMINFO

Sebagai komunitas yang diinisiasi DycodeX, MA{K}ESTRO terus berupaya mendukung ekosistem IoT di Indonesia. Maker Movement yang kerap digaungkan lewat Republic of IoT (RIoT) yang diselenggarakan pada bulan Agustus silam merupakan salah satu langkah awal untuk menampilkan ide-ide kreatif dari makers bersemangat muda yang ingin bikin keren Indonesia.

“Alasan makers ini klasik biasanya, harga board yang mahal dan akses yang terbatas. Selalu karena itu.” ujar salah seorang pengunjung RIoT Hackathon.

Berawal dari sana, KOMINFO bersama dengan DycodeX kembali mendukung makers bersemangat muda dengan memfasilitasi board gratis di beberapa kota di Indonesia. Sejak pertengahan November hingga awal Desember 2017, RIoT kembali dengan tajuk RIoT: Strikes Back. Hadir di lima kota, yakni Bali, Semarang, Jakarta, Lampung dan Medan, RIoT: Strikes Back kembali menggugah semangat maker movement.

Fasilitas Board Gratis dukung Maker Movement di Indonesia

Board yang difasilitasi untuk makers ini adalah ESPectro32 dan Alora Board. “Dengan development board ini, diharapkan makers tidak lagi punya alasan untuk tidak ngoprek.” tutur Sonny Sudaryana perwakilan dari KOMINFO disela kunjungannya pada perhelatan RIoT: Strikes Back di Medan.

Makestro akan selalu berusaha untuk menjadi pendukung utama maker movement di Indonesia. Setelah sukses dengan acara R-IoT Strikes Back di lima kota pada tanggal 19 November –  2 Desember 2017, Makestro melanjutkan langkahnya dengan mantap untuk mendukung para makers dalam mengembangkan produknya, dengan membagikan development board secara gratis.

Dengan dukungan penuh dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Makestro berharap bisa turut memfasilitasi para makers untuk mengembangkan dirinya dan berinovasi dengan Internet of Things (IoT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *