lottery sambad xlxx.pro 2beeg.mobi freejavporn.mobi xxxvideo rajwap javidol.org onlyindianporn.net javlibrary.pro borwap.pro freeindianporn.mobi javpussy.net sfico.info mia khalifa xnx

ESP32, adik ESP8266 yang canggih, gampang dicari, namun sulit dibeli!

By November 16, 2016Blog

Makers yang sudah cukup lama berkecimpung di bidang pengoprekan hardware tentunya sudah tak asing lagi dengan ESP8266, atau bagi makers pemula setidaknya pernah mendengar tentangnya. Harganya yang relatif rendah dengan fitur-fitur lengkap di perangkat yang berukuran kecil ini yang bisa langsung di- coding menjadi alasan kuat mengapa microcontroller unit (MCU) keluaran pabrik asal Shanghai, Espressif Systems, ini menjadi salah satu MCU yang paling populer di kalangan makers.

Sekitar dua tahun setelah diumumkannya ESP8266 ini, Espressif Systems “melahirkan” adik kecilnya yang dinamakan ESP32. (Jangan tanyakan pada kami mengapa adik kecilnya tersebut mempunyai urutan angka yang justru lebih kecil dari kakaknya—jujur kamipun bertanya hal yang sama!) MCU yang dirilis pada bulan September 2016 ini diarahkan sebagai pengganti dari ESP8266. Namun meskipun baru dirilis, ESP32 ini tergolong langka. (Setidaknya hingga ketika entri blog ini dirilis.)

Sebenarnya apa saja sih fitur-fitur ESP32 yang membuat MCU cilik ini menjadi santapan sedap makers di seluruh dunia? Banyak fitur-fitur canggih yang melengkapi ESP32 ini, termasuk CPU dual-core 32-bit, memori SRAM-nya yang meroket jadi 512kb, dan adanya Bluetooth dan Wi-Fi yang built-in. Hebatnya, semua fitur canggih ini yang ditawarkan ESP32 tidak melambungkan harga pasarannya; artinya ESP32 masih akan tersedia di jangka harga yang sama dengan pendahulunya, ESP8266!

Gampang dicari, sulit dibeli

Sayangnya Espressif Systems belum bisa memenuhi demand para makers sehingga saat ini masih sulit untuk didapatkan. Coba saja cek di toko-toko hardware favorit makers. Barangnya mudah ditemukan, tapi stoknya habis. Untuk para makers sudah tidak sabar “menyicip” ESP32, ada dua cara yang bisa ditempuh saat ini.

nano32_3-min

Cara pertama bagi makers yang tidak ingin repot merangkai modul adalah dengan menggunakan development board berbasis ESP32. Keunggulan cara ini adalah kemudahannya karena makers dapat langsung terjun ke coding dan men-download -nya ke dev board tersebut. Sayangnya development board ini masih cukup langka dan hanya beberapa produsen yang sudah mulai membuatnya. Contoh dari dev board berbasis ESP32 ini adalah Gravitech dan Makers Asia dengan produknya, NANO32.

14937292_646565995504341_8919547562710152752_n-min

Alternatif kedua adalah dengan modul-modul ESP32 yang sudah bisa didapatkan di pasaran bebas. Modul-modul ini bisa dirangkai menjadi sistem ESP32 minimum, seperti yang Makestro sempat buat minggu lalu. Makers bisa lihat panduannya (plus gambar skematiknya!) di tautan berikut ini.

Sudah punahkah ESP8266 oleh ESP32?

Memang sekarang masih “langka”, namun apabila nanti sudah tersedia di pasaran luas, pertanyaan yang muncul adalah: akankah ESP32 menggantikan ESP8266?

Tidak juga, terutama bagi para makers pemula. Mengapa? Fitur-fitur canggih yang ditawarkan ESP32 bisa jadi membingungkan. MCU pendahulunya, ESP8266 memiliki fitur-fiturnya yang tak terlalu sederhana, namun juga tak terlalu rumit sehingga pas bagi makers pemula.

Baru ketika tingkat penguasaan hardware makers sudah cukup berpengalaman, ESP32 bisa menjadi pertimbangan makers selanjutnya.

Join the discussion One Comment

Leave a Reply